5 Alasan Coutinho Harus Tinggalkan Liverpool Dan Bergabung Dengan Barcelona

Gelandang serang Liverpool, Philippe Coutinho (24), menjadi target yang sangat menggiurkan bagi klub-klub papan atas Eropa. Berita bola Liga Spanyol mengatakan jika Barcelona dikabarkan termasuk salah satu peminat pemain mudah Brasil itu.

Coutinho bisa dikatakan penggerak serangan yang paling stabil di skuat utama Liverpool. Pemain berpostur mungil tersebut telah mencetak 5 gol dan juga 5 assist hingga pekan ke-11 Premier League 2016-2017.

Saat ini perpaduannya dengan penyerang Roberto Firmino, Sadio Mane, dan juga Adam Lallana sangat berjasa besar mengangkat produktivitas Liverpool hingga mencetak 30 gol, yang merupakan jumlah gol terbanyak di liga Inggris.

Namun berita bola terlengkap mengatakan jika Coutinho lebih baik meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Liverpool. Berikut alasan kenapa Coutinho harus memilih pindah ke Barcleona.

1.      Adaptasi akan lebih mudah

Coutinho diprediksi tak akan mengalami kesulitan ketika beradaptasi dengan kompetisi La Liga apa lagi Negara Spanyol, karena sebelum bermain untuk Inter Milan Coutinho lebih dulu menjadi pemain di Espanyol. Coutinho tercatat berhasil mencetak 5 gol dalam 16 partai La Liga. Jumlah gol yang bagus untuk ukuran pemuda berusia 20 tahun.

2.      Akan jadi calon penerus Iniesta

Andai bergabung dengan tim Barcelona, Coutinho di prediksi bakal mudah beradaptasi dengan mekanisme tim raksasa Catalunya tersebut.

Permainannya saangat cocok dengan karakteristik di lini tengah besutan manajer Luis Enrique. Dengan pola tiga gelandang tengah, Philiph Coutinho akan memadukan kreativitas dan skill yang tinggi dengan dua pemain seperti Sergio Busquets dan juga Ivan Rakitic.

Transfernya ke Camp Nou juga sebagai cara Barca untuk menyiapkan calon penerus sang kapten Andres Iniesta, yang sudah semakin tua dan sering mengalami cedera.

3.      Berteman baik dengan Neymar

Salah satu hal kuat yang bisa menarik Cou ke Barcelona adalah karena Neymar. Neymar merupakan teman senegaranya yang sekaligus menjadi rekan dan teman baik ketika di level tim junior. Mereka diketahui saling mengenal ketika membela timnas Brasil U-15. Keduanya juga menjadi tulang punggung lini serang tim senior Brasil di bawah asuhan Tite.

4.      Dekat dengan Luis Suarez

Modal emosional lainnya yang bisa memikat hati Coutinho adalah keberadaan mantan penyerang Liverpool, Luis Suarez, yang menjadi rekan setimnya di Liverpool dalam kurun waktu 2012-2014. Bahkan sampai sekarang, mereka tetap masih sering melakukan kontak.

Sudah terbayang jika kerja sama dengan dua teman baiknya terebut bakal sangat memudahkan peran Coutinho di lini depan Barcelona.

5.      Pas dengan kebutuhan tim

Secara kualitas dan individu, Coutinho memenuhi karakter permainan dengan gaya permainan Barcelona. Dia juga jago mengontrol dan mengalirkan permainan bola, dan menjadi eksekutor set-piece. Hal lain yang mendukung adalah usianya yang masih mudah yaitu 24 tahun.

Enrique jelas memprioritaskan transfer kepada pemain yang masih mudah dan prospek karier yang panjang, terutama untuk memperkuat di lini depan.